26 Juni 2009

Pemboikotan Produk Belanda oleh Malaysia


Sebuah situs Islam Malaysia menerbitkan beberapa produk Belanda yang dianggap layak menjadi sasaran boikot. Menariknya, Danone group tak ikut masuk!

Ajakan boikot terhadap produk Belanda menggema di Malaysia. Sebuah situs islam beralamat di www.muslimconsumer.org.my menerbitkan produk-produk Belanda yang layak mendapat perlakuan sasaran boikot.

Situs ini adalah milik Persatuan Pengguna Islam Malaysia (PPIM). Anggotanya terdiri dari kelompok profesional yang terdiri dari doktor, dosen, para ahliagama dan individu-individu yang prihatin tentang permasalahan kepenggunaan Islam.

Di bawah ini adalah nama-nama produk Belanda yang masuk list boikot versi PPIM, Malaysia:

BOIKOT-PRODUK DARI BELANDA/DUTCH

1. Dutch Lady - Susu

2. Ferrero Roche - Coklat

3. Wall’s - Es Krim

4. Ing -Asuransi

5. Planta -Margarin

6. Lady’s Choice -Margarin

7. Lipton -Teh

8. Shell -Minyak

9. Knorr -Makanan

10. Dove - Sabun wajah dan Mandi

11. Sunlight -Margarin/Pencuci Pinggan

12. Radiant -Deodoran

13. Rexona -Deodoran

14. Ponds -Produk Kecantikan

15. Kieldsens -Coklat

16. Slimfast -Produk Pelangsing

17. Lego -Kismis

18. Philips -Barang Elektronik

19. Duyvis -Makanan Ringan

20. Gouda -Keju

21. Robin -Pencuci Lantai/Pakaian

22. Ariel -Pencuci Lantai/Pakaian

23. Omo -Pencuci Lantai/Pakaian

24. Labello -Lip Balm

25. Pickwick -Teh

26. Venz -Mentega Coklat

27. Kinder Bueno -Coklat

28. Unilever -Perusahaan

29. -

30. -

31. Sunsilk -Shampoo

32. Fair & Lovely -Produk Kecantikan

33. Lux -Mandian

34. Vaseline -Lip Balm

35. Cif -Pencuci Lantai

36. Surf -Pencuci Kain

37. Wishbone -Pencuci Kain

38. Doriana - Keju Krim

39. Bertolli -Minyak Masak

40. Clear -Shampoo

41. Breeze -Pencuci Kain

42. Sun -Pencuci Kain

Yang menarik, situs PPIM ini mencabut produk Dumex dan Nutricia dari daftar seruan boikot karena pihak NUMICO DUMEX (MALAYSIA) SDN BHD telah menghubungi pengurusan tertinggi PPIM dan mengabarkan bahwa perusahaan mereka telah diambil alih oleh kelompok Danone Group sejak akhir 2007 dan menggunakan nama Danone Dumex yang berasal dari Perancis. Padahal, beberapa tahun lalu, Danone termasuk masuk daftar boikot kaum Muslim karena dianggap menyumbangkan sebagian uangnya untuk Israel. [cha, berbagai sumber/www.hidayatullah.com]



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar